"Love more and more, and don't think it will ever turn less" - Kim Taeyeon
Showing posts with label quotes. Show all posts
Showing posts with label quotes. Show all posts

Monday, 30 April 2012

The Power of the Sun and Tiger

Jepang dan Korea Selatan tidak hanya dikenal dari penampilan fisik mereka yang bermata sipit dan berkulit kuning, namun juga dari ciri mereka yang pekerja keras, berkemauan tinggi, dan rendah hati. Julukan "Negeri Matahari" kepunyaan Jepang dan "Macan Asia" atau "Empat Naga Kecil Asia" untuk Korea Selatan tidak didapatkan dengan cuma-cuma. sebagai bagian dari benua Asia, kemampuan industri mereka telah mengangkat derajat mereka ke tingkat dunia.

Tetapi, yang tidak orang sadari adalah kemampuan musik mereka yang sedang berkembang. saya pun tidak banyak mendengarkan musik yang mereka produksi. perkenalan saya dengan musik kedua negara tersebut juga terjadi karena unsur ketidaksengajaan. fakta bahwa rata-rata anak Indonesia dahulu menonton kartun pada hari Minggu pagi mengembangkan ketertarikan saya pada musisi-musisi asal Jepang. Casiopea, Depapepe, dan L'Arc~en~Ciel adalah beberapa yang saya dengarkan. namun, musik yang selalu saya ingat adalah musik yang dapat mengembalikan memori saya sewaktu kecil.

4. Bonnie Pink


saya tumbuh bersama kartun-kartun Jepang yang tayang pada hari Minggu pagi di Televisi Nasional. Pokemon, Digimon, InuYasha, dan Bakusō Kyōdai Let's & Go!! adalah beberapa yang saya ingat. masing-masing juga mempunyai Soundtrack yang apik dan enak didengar. tetapi dari semua itu, soundtrack dari "Rurouni Kensin: Samurai X"-lah yang paling saya gemari.. salah satu lagu yang saya sukai dari Rurouni Kenshin adalah "It's Gonna Rain" yang dibawakan oleh Bonnie Pink. pembawaan lagu "It's Gonna Rain" yang santai membuat saya yang mendengarkannya juga menjadi santai. karakter suara dan musik Bonnie Pink yang lugu dan lucu menggambarkan sepenuhnya ciri wanita Jepang yang saya ketahui. yang patut diperhatikan dari lagu ini adalah Bass line yang dimainkan. seperti ciri musik Jepang kebanyakan, Bass ikut bernanyi.


"1/3 No Junjou Na Kanjou" juga merupakan soundtrack dari Rurouni Kenshin dan dibawakan oleh Siam Shade. dahulu lagu ini adalah lagu yang paling sering saya dengarkan, namun semakin ke sini frekuensinya semakin berkurang. mungkin karena ketertarikan saya pada J-Rock juga tidak begitu tinggi. tapi setiap saya mendengarkan lagu ini, saya selalu menunggu part solo gitar. mungkin solo gitar "1/3 No Junjou Na Kanjou" dan "Butterfly" dari Wada Kouji adalah solo gitar yang pertama kali saya dengar, namun saya tidak menyadarinya. plus, setiap lagu "1/3 No Junjou Na Kanjou" dimulai saya selalu membayangkan adegan pertarungan Kenshin versus Shishio. sepertinya part itu adalah part yang paling saya sukai dari Rurouni Kenshin.




2. Judy and Mary


Himura Kenshin bisa dibilang adalah tokoh kartun favorit saya sewaktu kecil. tentu bersamaan dengan banyak tokoh lainnya seperti Ash Ketchum (Pokemon), Asakura Yoh (Shaman King), Conan Edogawa (Detective Conan), dan Yamato Ishida (Digimon). tetapi sosok Himura Kenshin adalah sosok yang paling keren. kewibawaannya pun merupakan ciri khas dirinya. tapi begitu mendengarkan "Sobakasu" dari Judy and Mary, tiba-tiba saja terbayangkan sosok Kamiya Kaoru. seorang wanita yang tegar dan hebat. teman seperjuangan Himura Kenshin. riff gitar di sepanjang lagu begitu adiktif. sangat catchy dan kuat. pengiringannya dapat menonjolkan suara sang vokalis. lagu ini dapat mengembalikan memori saya pada saat saya mengagumi tokoh-tokoh kartun tersebut.




1. Do As Infinity


saya mempunyai ketertarikan lebih kepada duo male-female. sepertinya hal tersebut juga berpengaruh kepada duo Do As Infinity. urutan 2 sampai 4 memang diduduki soundtrack "Rurouni Kenshin: Samurai X", namun urutan pertama telah jatuh kepada "InuYasha". bukan karena saya menyukai kartunnya lebih dari Rurouni Kenshin, namun saya suka sekali kepada duo Jepang yang satu ini. mendengarkan "Fukai Mori" saja dapat membuat saya sedih, bahkan sampai ingin menangis rasanya. berlebihan. tapi memang begitu kenyataannya. rasa yang saya dapatkan dari mendengarkan "Fukai Mori" membuat saya ingin mengulang masa-masa kecil saya, meskipun saya tahu, arti yang disampaikan bukanlah tentang memori masa kecil. tetapi mengisahkan tentang hopelessness and despair. melihat Do As Infinity membawakan lagu Fukai Mori secara live sungguh mengharukan, Tomiko tidak dapat menahan kuasanya untuk menangis. sungguh lagu yang dapat membuat saya berpikir dua kali akan kisah kehidupan. InuYasha telah membawa saya kepada "Fukai Mori" dan tentu saja Do As Infinity yang membuat saya mencari-cari lagu lainnya seperti Shinjitsu No Uta dan Oasis. acungkan banyak jempol kepada duo yang satu ini! plus Tomiko Van, has such a killer look.....




--------------------------------------------------------

ketika saya membicarakan musik Jepang, saya juga tidak henti-hentinya membahas kartun apa yang pernah saya lihat pada waktu kecil. beda halnya jika saya membicarakan musik dari Korea Selatan. saya berani bertaruh, ketika saya mengangkat pembicaraan ini, akan ada banyak orang yang mulai tidak memperhatikan akan apa yang saya tulis. meremehkan kualitas musik asal Korea Selatan. saya juga berani bertaruh akan asal mula 'remeh' tersebut, bukan dari kualitas musik mereka, namun dari over-excited fans yang dinilai kurang normal. tetapi sejujurnya, kekuatan Korea Selatan tidak hanya berasal dari Boyband dan Girlband saja. banyak musisi-musisi lain yang patut mendapatkan jempol.

4. BoA


sejujurnya, pada awalnya saya mengira bahwa BoA merupakan musisi asal Jepang. fakta bahwa ia aktif di Jepang membuat saya berpikiran seperti itu. dan terlebih lagi ia juga mengisi soundtrack "InuYasha" berjudul "Every Heart". julukannya sebagai "Princess of K-Pop" patut didapatkannya. popularitas tidak hanya ia raih di Korea, namun juga Jepang, seluruh Asia, dan bahkan Amerika Utara. tarian dari BoA begitu kuat dan tegas. tetapi, saya kurang menyukai pembawaan musiknya yang banyak menggunakan autotune dan musik "komputer". tetapi itu hanya masalah selera saja. hal yang saya sukai dari BoA adalah, she's witty and innocent. tidak seperti banyak artis yang full of demand. keluguannya sungguh tidak terlihat pada lagu-lagu yang ia bawakan. tetapi tidak adil rasanya jika saya tidak membicarakan lagunya. satu-satunya lagu BoA yang dapat diterima telinga saya selain "Every Heart" adalah "Did Ya". the beat is so abnormal in a good way, for my ears.




3. IU


IU dalah salah satu musisi Korea Selatan yang saya kenal melalui serial TV, Running Man. kebetulan pada episode dimana IU muncul, ia menyanyikan lagu-lagunya. dari situ saja sudah terlihat bahwa IU adalah salah satu musisi yang berkualitas. nada-nada tinggi dicapainya dengan mudah. IU adalah aktris kelahiran tahun 1993, satu tahun lebih tua dari saya. tetapi pencapaiannya sungguh besar. musisi, pemain drama, bahkan ia menjadi ambassador Expo kota Yeosu 2012. lagunya "Good Day" saya acungi dua jempol. suara IU sungguh merdu. IU juga senang mengeluarkan cover-cover akustik dari musisi-musisi K-Pop lainnya. that's how I describe hotness, female singer-guitarist.



2. Sungha Jung


rasanya saya sudah terlalu sering membicarakan Sungha Jung. apakah pembahasan lebih lanjut untuk seorang Guitar Prodigy ini kurang? saya hanya dapat mengatakan ini, ketertarikan pada musik yang tinggi dan jumlah latihan keras yang dilakukan akan sebanding dengan penghargaan yang didapat. tubuhnya yang kecil tidak menjadikannya lemah. tetapi sangat kuat pada apa yang ia gemar lakukan.




1. 소녀시대  (Girls' Generation)



saya merasa aneh untuk membicarakan hal ini, namun pada dasarnya saya memang menyukai Girl Group / Girlband yang satu ini. dulu saya bisa dibilang hater dari boyband / girlband, dangdut, musik melayu, band-band mainstream Indonesia, dan semacamnya. tetapi kemudian pada kelas X atau XI SMA, saya berjanji akan bertoleransi kepada semua jenis musik. dan hal itu benar saya tepati. memang pada masa itu belum langsung terjun dan mendengarkan musik tersebut, namun paling tidak saya tidak pernah mengejeknya lagi. seiring dengan janji tersebut, respek saya terhadap musik pun menjadi semakin tinggi. bahwa setiap lagu mempunyai artinya masing-masing. betapa mereka memberikan ketenangan kepada jutaan orang. saya tergolong naif jika hanya menilai dari packagingnya saja.
dan pada suatu ketika di akhir bangku kelas XII, dua dari teman saya memperkenalkan girl group yang satu ini. Girls' Generation, SNSD, So Nyuh Shi Dae. sebenarnya saya sudah mengetahui girl group ini dari kelas IX SMP, namun waktu itu respek saya terhadap hal macam ini masih kurang. pada awalnya saya hanya bermaksud untuk menghafalkan nama masing-masing personilnya melalui video klip yang ditunjukan oleh teman saya. karena pada waktu itu saya menganggap bahwa hal tersebut adalah challenge yang sangat menantang. wajah mereka sama semua haha. tetapi, seiring saya menghafalkan wajah dan nama mereka, lama-kelamaan saya mendengarkan lagunya, lalu variety shows, lalu album. sampai pada akhirnya respek saya terhadap girlgroup ini menjadi sangat tinggi. jumlah latihan bertahun-tahun yang mereka habiskan patut dihargai sepuluh jempol. pengabdiannya terhadap entertainment saya saluti sepenuh hati. dan meskipun begitu, karakter masing-masing personil tidak pernah hilang. dimana salah satunya adalah lugu dan yang lainnya jahil. dimana salah satu bersuara kuat dan yang lainnya pandai sekali menari.




"Just remember that your practice will not betray you, believe in the effort that you have put and believe that you'll be able to do till the end!"
- Stephanie Hwang

Friday, 25 November 2011

Paus dan Mobil Mewah



terima kasih teman sekelasku, atas kalimat-kalimatnya yang indah ini.

"masih banyak ikan di laut!", ia berkata kepadaku. seakan memancing adalah hal yang mudah. seakan jala tidak pernah mencabik rumput laut. "namun, hanya ada beberapa ikan paus di samudera!", sangkal diriku yakin. mungkin mencari ikan memang mudah. tengoklah, yang aku cari adalah paus, bukan ikan biasa.

ia terdiam
aku menunggu dirinya.

lalu ia berkata kepadaku, "tahukah kamu kalau ia terbiasa menaiki becak, ojek, dan metro mini?". kini akulah yang terdiam. apa hubungan antara paus dan angkutan umum? belum sempat aku bertanya, ia kembali berbicara kepadaku,
"kau lebih dari sekedar hal itu!"
"kau itu ferrari, lamborghini, atau semacamnya!"
"ia tidak terbiasa menaiki semua itu, kau terlalu spesial, ia tidak pernah ingin melukaimu!"
"tidak ada orang yang ingin mencabik mobil mewah mereka"

aku terdiam. ingin menyangkal bahwa diriku bukanlah ferrari atau lamborghini. aku tidak pernah merasa mewah. aku tidak pernah ingin terlihat angkuh.
aku pun sudah terluka, sudah tercabik. jelas aku bukan ferrari. aku bukan lamborghini.

"kau tidak suka ferrari? kalau begitu pilih mobil yang kau sukai!", ia bertanya kepadaku. aku menjawab dengan penuh rasa malu, "aku ingin menjadi vw combi. ia terlihat tegar walau tercoreng, dan bangga dengan orang-orang di dalamnya". "jadilah kau vw combi yang berharga!", sahutnya penuh antusias. dan rasa percaya diriku mulai bangkit. semua orang adalah mobil mewah bagi seseorang yang mereka sayangi. aku adalah mobil mewah bagi seseorang yang aku sayangi. diriku spesial. dirinya juga spesial. semua spesial.

"namun kau juga belum menyadari sesuatu", kicaunya terdengar lagi. aku menunggu ocehannya. "ia adalah pausmu yang berharga. ia unik. ia bukan ikan. ia adalah paus!" mungkin memang benar. mungkin aku memang telah menemukan paus di antara jutaan ikan yang biasa itu.

"ya, mungkin dia memang pausku!"
"tapi apakah kau tahu, paus itu telah menyelam terlalu dalam! menyelam menuju hitamnya lautan! terlalu dalam, sampai aku tidak dapat melihatnya lagi!"

ia kembali terdiam. ia mengerti betul apa yang aku rasakan.

aku sudah tidak dapat melihat pausku lagi. aku tidak dapat mengenali dirinya lagi.
bahkan terasa sulit untuk mengenang apa yang telah aku lewati bersamanya. terlalu pahit.
pausku menginggalkanku bersama ikan-ikan lainnya. meninggalkanku pada guncangan ombak kehidupan.

"tapi..." ia mulai mengoceh lagi, air mataku mulai menggenang, "...tapi kau juga tahu betul bahwa pada akhirnya paus itu akan kembali ke permukaan. ia akan ke permukaan untuk menghirup udara. ia tidak dapat menyelam tanpa udara" aku tentu setuju akan hal itu. "kau adalah udara itu! mungkin kau belum menyadarinya, namun seberapa dalampun pausmu menyelam, ia akan kembali menghirupmu! ia tidak dapat hidup tanpamu! harus denganmu!".

aku menangis. entah aku setuju akan pernyataan itu, atau terlarut dalam pahitnya kenyataan. kapan ia akan menghirupku lagi? kapan ia akan menyadari bahwa aku adalah bagian dari dirinya?

"terima kasih atas semua kata-katamu yang berharga itu", kataku dalam isak tangis. ia tersenyum. ia membiarkanku terlarut dalam kata-katanya.

dan larut malam menarikku menuju indahnya pulau impian.
aku telah hilang dilahap samudera kehidupan, lalu aku bangkit atas kalimat-kalimat itu.
permukaan adalah tempat aku menunggu.



Friday, 11 March 2011

Sono Somnium, Res Novae!

ketika kamu diberikan sebuah kesempatan untuk melangkah maju, will you choose to step forward, or just standing inside your comfort zone? akankah kamu memperjuangkan hakmu, atau tetap mematuhi peraturan yang ada? kamu membiarkan dirimu terjebak dalam lubang. kamu tidak berusaha untuk mencari cahaya. kamu tidak dapat berusaha untuk mencari cahaya. pendidikan ini adalah pendidikan yang menghancurkan mimpi. mimpi yang kamu bangun dengan wajah penuh senyum, namun hilang menjadi buih karena peraturan konyol yang harus kamu patuhi.

You say you want a revolution, well you know, we all want to change the world
You tell me that it's evolution, well you know, we all want to change the world

- The Beatles / Revolution-

siapa kamu yang dapat menghancurkan mimpi kami? bagaimana kami menjadi kami jika kamu menghancurkannya? harapan, mimpi, dan doa doa itu, semua kamu renggut dan kamu buang ke tanah. aku tidak dapat menjadi diriku. kamu tidak dapat menjadi dirimu. dan mereka tidak dapat menjadi kami.

No place to hide, you were fighting as a soldier on their side
You're still a soldier in your mind, though nothing's on the line

- Arcade Fire / Intervention -

lawanlah, kamu bukanlah robot yang dapat terus mematuhi semua peraturan. kami hanya lahir setelah generasi mereka, tidak berarti bahwa kami rendah dan lancang. kami hanya ingin kamu semua mendengar apa yang terdapat pada pikiran kami. suara kami. lantunan lagu kami. karya kami. puisi kami. dan apa kamu melihatnya? potensi yang besar ini kamu ambil seiring waktu. kamu lancang terhadapku.

People try to put us down, just because we get around (Talking about my generation)
Things they do look awful cold, I hope I die before I get old (Talking about my generation)

- The Who / My Generation -

tombak telah terjatuh, kami harus mempertahankan diri kami, atau kami mati. mematikan mimpi kami adalah mematikan lilin kehidupan. biarkan kami mendapatkan apa yang menjadi hak kami. kami akan melawanmu bila kamu sungguh menginginkannya. kami bukan alat. kami bukan robot. kami tidak takut. kami dan kamu adalah sama, kami pantas mendapatkan apa yang kami inginkan.

This is a call to arms, gather soldiers, time to go to war
This is a battle song, brothers and sisters, time to go to war
- 30 Seconds To Mars / Vox Populi -

Wednesday, 22 December 2010

Stories Behind Their Vandalism

fit track(s) while reading this post :
Sum41 - Walking Disaster, Green Day - Jesus Of Suburbia, Arctic Monkeys - When The Sun Goes Down




saya hidup di sebuah kota yang padat, populasinya bisa mencapai 10.000.000 pada siang hari, karena Jakarta adalah kota metropolitan. tidak mudah hidup di kota seperti ini, memang saya belum bekerja, saya belum lulus SMA bahkan. tetapi dengan melihat keadaan di sekitar saya, sudah cukup untuk membuat saya mengerti kalau hidup itu tidak mudah. saya bersekolah di kawasan Jakarta Selatan, di sekitar Blok M lebih tepatnya. banyak kendaraan berlalu-lalang, dan saya juga harus memakai jasa salah satu angkutan umum untuk dapat pulang ke rumah. jarak dari sekolah ke rumah saya hanya berkisar 30 menit, itu kalau anda naik motor. tapi dengan bis, anda bisa makan waktu dua jam, satu setengah jam kalau sedang untung. ketika anda sedang di bis, mendengarkan musik dengan memakai headset, melihat betapa padatnya jalanan, di saat itu juga orang-orang sedang berusaha mencari nafkah. pengamen, penjual minuman, pembaca puisi, anak-anak jalanan, mereka sedang dalam aksinya.



yang sering saya pertanyakan adalah, mengapa orang-orang takut kepada musisi-musisi jalanan, khususnya yang berdandan ala punk. yah, sebenernya saya juga takut sih, soalnya mereka bisa aja sewaktu-waktu menodong kita. tapi coba lihat dari segi musikalitas dan puisi. lirik lagu mereka dipenuhi dengan kebenaran tentang kehidupan, politik, atau bahkan tentang kehancuran sebuah keluarga. benar memang, mereka cenderung anarkis, tapi lihatlah dulu apa yang membuat mereka menjadi seperti itu. "If a stupid poem could fix this home I'd read it every day. Their anger hurts my ears, rather than fix the problems, they never solve them" - Blink 182 (Stay Together For The Kids). bukti pertama sudah menyatakan bahwa rumah tangga yang buruk menyebabkan mereka berpenampilan dan berperilaku seperti itu. "I haven't been home for a while, i'm sure everything's the same, Mom and Dad both in denial, an only child to take the blame, wouldn't come home for the world, the forgotten son" - Sum 41 (Walking Disaster), atau yang paling jelas menyatakannya : "Running away from pain, when you've been victimized, tales from another broken home" - Green Day (Jesus Of Suburbia). mereka tidak sepenuhnya orang-orang bodoh yang tidak bisa apa-apa, jika mereka mengambil sisi positifnya mereka dapat menggapai cita-cita mereka.



Green Day, Sum 41, Blink-182, Ramones, dan Sex Pistols adalah contoh dari beberapa yang mengangkat cerita jalanan ke dalam lagu-lagu mereka. entah memang dari pengalaman mereka sendiri atau-pun mengambil pengalaman orang lain, saya kurang mengerti. punk juga dikenal sebagai musik yang berisik dan blak-blakan, berani mengkritik apa saja tanpa basa-basi. "Well I won’t be caught living in a dead end job, while praying to my government guns and gods, now it's us against them, we’re here to represent, to spit right in the face of the establishment." - Sum 41 (Underclass Hero) jelas sekali kalo di lagu ini mereka menyatakan bahwa mereka adalah orang-orang kelas bawah yang tidak peduli tentang segala pembangunan yang didirikan pemerintah. "I am an anti-christ, i am an anarchist, don't know what i want but i know how to get it, i wanna destroy the passer by" - Sex Pistols (Anarchy In The UK), band ini sempat di larang di negara Finlandia karena perilaku kasar dan lirik-lirik mereka yang terlalu mengundang kontroversi. Bayangkan saja, pendengar mereka adalah remaja-remaja yang kebanyakan menganut agama kristiani dan katolik, orang tua mereka pasti langsung tidak setuju anak-anaknya mendengarkan lagu seperti itu.



jadi kesimpulan saya, gaya dan musik punk sebenarnya adalah wadah mereka untuk bercerita tentang pengalaman hidup mereka yang keras, tidak ada yang salah dengan cara mereka melakukannya. sama saja dengan anak emo atau metal yang sama sama menunjukan identitas mereka, dengan cara yang berbeda tentunya. tidak seharusnya kita menyalahkan mereka atas cara mereka bergaya, ini adalah jalan yang mereka pilih. kalau menurut saya, punk tidak bisa disebut sebagai penyimpangan sosial, karena mereka bisa saja membalikkannya sebagai hal positif. ini bukan sepenuhnya kesalahan mereka. mereka dipaksa untuk bertindak seperti itu, jika mereka tidak mampu untuk menyeimbangkan keadaan, maka mereka mungkin saja mengambil nyawa mereka, jika terjadi hal seperti itu, barulah dapat disebut sebagai penyimpangan sosial.



lagipula punk sudah mulai berkembang dari sekitar tahun 70-an, jadi punk bukan hanya sekedar nama, namun sudah merupakan salah satu fashion dan gaya hidup. yaaah, kita yang hidup di tahun 2000-an ini tentu hanya bisa mengikuti apa yang sudah tercipta. makin ke sini makin sulit untuk membuat sesuatu yang orisinil. punk adalah salah satu genre yang bertahan kuat seperti halnya classic rock dan blues. punk juga berkembang dari era ke era. mulai dari Ramones lalu Misfits lalu Sex Pistols lalu The Clash, dan sekarang sudah masuk ke generasi macam Green Day, The Offspring, Zebrahead, Four Year Strong, Sum 41, dan lain-lain. pecahan dari genre ini juga banyak, hardcore punk, pop punk, punk rock, dan masih banyak lagi. jadi marilah kita mencoba untuk mengerti arti dibalik kisah-kisah yang mereka buat, setiap lagu mempunyai kisah dan ide-ide cerdas dari penciptanya.

☮ ☮ ☮,
Indras

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

photos courtesy : Last.fm
informations courtesy : Last.fm, YouTube
photos info : Sum 41, Green Day, Blink-182, Sex Pistols, Ramones

Tuesday, 21 December 2010

The Death of Ideas and Our Legacy

fit track(s) while reading this post :
Arcade Fire - Wake Up, Oasis - Champagne Supernova
, Led Zeppelin - Stairway To Heaven



apakah anda pernah berpikiran seperti saya, bahwa mereka semua terlalu cepat mati? hilang bersama ideologi ideologi cerdas mereka. ideologi perdamaian, permohonan, tekanan, dan aksi anarkis. atau anda juga pernah berpikir, mereka adalah legenda karena mereka mati, sehingga ideologi mereka menjadi sebuah kenangan, menjadi mimpi orang lain, mimpi untuk kembali diraih karena mereka tidak berhasil mewujudkannya. mereka sudah mati.



cerita tentang John Lennon, Sid Vicious, Kurt Cobain, Freddie Mercury, Dimebag Darrel, Ian Curtis, The Smiths dan legenda-legenda musik lainnya menjadi cerita kesukaan saya sekarang ini. John Lennon, seseorang yang bermimpi akan adanya perdamaian, harus mati karena peluru dari penggemarnya sendiri. ideologi Lennon menyebabkan penggemarnya membuat ideologi lain yang membutakan. haruskah ia mati dengan cara itu? bagaimana jika ia mati karena sakit beberapa tahun kemudian, bagaimana jika saat itu peluru tidak mengenai dirinya? apakah dia tetap akan menjadi seorang legenda? Sid Vicious dan Kurt Cobain yang bermimpi akan adanya kebebasan dengan cara mereka masing-masing. apakah jika mereka tidak mati dengan cara bunuh diri mereka akan tetap dikenang?



mengetahui George Harrison tidak mendapat eluan sebesar Lennon karena Harrison tidak mati muda, dan tidak mati dengan cara dibunuh oleh penggemarnya sendiri. memang masih wajar jika Lennon lebih dielu-elukan, karena dia dan McCartney adalah dalang dari the most overrated band in history : The Beatles. tapi apa benar John Lennon begitu dielu-elukan karena ia merupakan frontman band The Beatles? oke, mari kita beralih ke cerita lain. Sid Vicious? Kurt Cobain? Nancy Spungen dan Courtney Love. setelah Vicious membunuh Nancy Spungen, di tahun berikutnya Vicious sengaja meminum heroin dengan dosis berlebih. "We had a death pact, and I have to keep my half of the bargain. Please bury me next to my baby in my leather jacket, jeans and motorcycle boots. Goodbye.", sementara Cobain bunuh diri dengan cara menembakkan kepalanya dengan shotgun, ia membuat suicide note dengan tujuan Boddah, his imaginary friends, and told Courtney Love to stay strong for his daughter, Frances. click here for the suicide note made by Kurt Cobain.



Cobain termasuk ke dalam 27 Club, atau Forever 27 Club. yaitu grup inspirasional yang dibuat untuk mengenang kematian musisi rock dan blues di umur 27. legenda 27 Club lainnya adalah : Brian Jones (mati karena tenggelam, gitaris sekaligus founder of The Rolling Stones), Jimi Hendrix (mati karena overdosis, gitaris blues ternama), Janis Joplin (mati karena overdosis heroin, penyanyi dari Big Brother And The Holding Company), Jim Morrison (mati karena gagal jantung, penyanyi dari band ternama The Doors). mereka dielu-elukan karena mereka telah mati, benarkah ideologi mereka yang membuat mereka begitu ternama? apakah karena tidak tercapainya cita-cita mereka? apakah mereka tidak pantas mati? mengapa mereka harus mati lebih dulu? menurut saya, yang membuat mereka begitu fenomenal adalah kematian mereka, mereka dikenang sebagai orang yang membuat perubahan semasa hidup mereka, dan mereka membuat perubahan itu semakin besar ketika mereka telah mati. menjadi inspirasi bagi semua orang. membuat sensasi untuk ide-ide baru generasi kita. hal tersebut yang membuat kematian mereka begitu berharga.



beralih ke masa kini. sudah banyak musisi musisi lain yang meneruskan legenda-legenda itu. Oasis dengan Noel dan Liam Gallagher yang meneruskan John Lennon. Ne-Yo, Usher, Justin Bieber yang meneruskan Michael Jackson. band band inggris seperti The Fratellis dan The Strokes meneruskan The Beatles. Stone Temple Pilots yang meneruskan Nirvana. Deryck Whibley dengan band-nya Sum 41, serta Green Day dengan BJ Armstrong meneruskan Sid Vicious dengan Sex Pistols-nya. adakah di antara mereka yang akan menjadi legenda berikutnya? adakah di antara mereka yang akan mati terlalu cepat? adakah di antara mereka yang akan berhasil meneruskan ideologi pendahulunya? haruskah mereka mati terlebih dahulu baru mendapatkan eluan yang sama besar dengan legenda-legenda itu? lihat Michael Jackson, orang-orang lebih menyukainya setelah dia mati, hilang, meninggalkan lagu-lagunya. The Rev dari Avenged Sevenfold, setelah ia mati, penggemar Avenged Sevenfold menjadi lebih banyak dan lebih setia dari sebelumnya. apakah maksud semua ini? kematian begitu berharga, kenangan lebih disukai.

☮ ☮ ☮ and ♥,
Indras

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

photos courtesy : Last.fm
informations courtesy : Wikipedia
Kurt Cobain's sucide note courtesy : kurtcobainssuicidenote.com

photos info : Sid Vicious (Sex Pistols), John Lennon (The Beatles), Kurt Cobain (Nirvana), Jim Morrison (The Doors), Noel Gallagher (Oasis)

Saturday, 20 November 2010

Journal #12

karya berikut diciptakan oleh Shofi Sari Azima.
seseorang yang gue kagumi karena minatnya pada literatur dan harapan akan masa depannya
yang begitu besar. way to go Shof!

Angan

Angan,
Ketika anganmu sudah tidak lagi tergerak
Ketika anganmu tidak lagi berseru
Ketika anganmu berubah jadi harapan

Ketika tidak ada lagi yang membutuhkanmu
Ketika kamu ingin menangis tapi tertahan oleh anganmu
Tapi anganmu masih dibutuhkan

Ketika anganmu bukan takdirmu
Ketika anganmu pupus
Tapi semua hanya angan

Anganmu terhapus oleh anganmu