"Love more and more, and don't think it will ever turn less" - Kim Taeyeon
Showing posts with label thoughts. Show all posts
Showing posts with label thoughts. Show all posts

Monday, 30 April 2012

The Power of the Sun and Tiger

Jepang dan Korea Selatan tidak hanya dikenal dari penampilan fisik mereka yang bermata sipit dan berkulit kuning, namun juga dari ciri mereka yang pekerja keras, berkemauan tinggi, dan rendah hati. Julukan "Negeri Matahari" kepunyaan Jepang dan "Macan Asia" atau "Empat Naga Kecil Asia" untuk Korea Selatan tidak didapatkan dengan cuma-cuma. sebagai bagian dari benua Asia, kemampuan industri mereka telah mengangkat derajat mereka ke tingkat dunia.

Tetapi, yang tidak orang sadari adalah kemampuan musik mereka yang sedang berkembang. saya pun tidak banyak mendengarkan musik yang mereka produksi. perkenalan saya dengan musik kedua negara tersebut juga terjadi karena unsur ketidaksengajaan. fakta bahwa rata-rata anak Indonesia dahulu menonton kartun pada hari Minggu pagi mengembangkan ketertarikan saya pada musisi-musisi asal Jepang. Casiopea, Depapepe, dan L'Arc~en~Ciel adalah beberapa yang saya dengarkan. namun, musik yang selalu saya ingat adalah musik yang dapat mengembalikan memori saya sewaktu kecil.

4. Bonnie Pink


saya tumbuh bersama kartun-kartun Jepang yang tayang pada hari Minggu pagi di Televisi Nasional. Pokemon, Digimon, InuYasha, dan Bakusō Kyōdai Let's & Go!! adalah beberapa yang saya ingat. masing-masing juga mempunyai Soundtrack yang apik dan enak didengar. tetapi dari semua itu, soundtrack dari "Rurouni Kensin: Samurai X"-lah yang paling saya gemari.. salah satu lagu yang saya sukai dari Rurouni Kenshin adalah "It's Gonna Rain" yang dibawakan oleh Bonnie Pink. pembawaan lagu "It's Gonna Rain" yang santai membuat saya yang mendengarkannya juga menjadi santai. karakter suara dan musik Bonnie Pink yang lugu dan lucu menggambarkan sepenuhnya ciri wanita Jepang yang saya ketahui. yang patut diperhatikan dari lagu ini adalah Bass line yang dimainkan. seperti ciri musik Jepang kebanyakan, Bass ikut bernanyi.


"1/3 No Junjou Na Kanjou" juga merupakan soundtrack dari Rurouni Kenshin dan dibawakan oleh Siam Shade. dahulu lagu ini adalah lagu yang paling sering saya dengarkan, namun semakin ke sini frekuensinya semakin berkurang. mungkin karena ketertarikan saya pada J-Rock juga tidak begitu tinggi. tapi setiap saya mendengarkan lagu ini, saya selalu menunggu part solo gitar. mungkin solo gitar "1/3 No Junjou Na Kanjou" dan "Butterfly" dari Wada Kouji adalah solo gitar yang pertama kali saya dengar, namun saya tidak menyadarinya. plus, setiap lagu "1/3 No Junjou Na Kanjou" dimulai saya selalu membayangkan adegan pertarungan Kenshin versus Shishio. sepertinya part itu adalah part yang paling saya sukai dari Rurouni Kenshin.




2. Judy and Mary


Himura Kenshin bisa dibilang adalah tokoh kartun favorit saya sewaktu kecil. tentu bersamaan dengan banyak tokoh lainnya seperti Ash Ketchum (Pokemon), Asakura Yoh (Shaman King), Conan Edogawa (Detective Conan), dan Yamato Ishida (Digimon). tetapi sosok Himura Kenshin adalah sosok yang paling keren. kewibawaannya pun merupakan ciri khas dirinya. tapi begitu mendengarkan "Sobakasu" dari Judy and Mary, tiba-tiba saja terbayangkan sosok Kamiya Kaoru. seorang wanita yang tegar dan hebat. teman seperjuangan Himura Kenshin. riff gitar di sepanjang lagu begitu adiktif. sangat catchy dan kuat. pengiringannya dapat menonjolkan suara sang vokalis. lagu ini dapat mengembalikan memori saya pada saat saya mengagumi tokoh-tokoh kartun tersebut.




1. Do As Infinity


saya mempunyai ketertarikan lebih kepada duo male-female. sepertinya hal tersebut juga berpengaruh kepada duo Do As Infinity. urutan 2 sampai 4 memang diduduki soundtrack "Rurouni Kenshin: Samurai X", namun urutan pertama telah jatuh kepada "InuYasha". bukan karena saya menyukai kartunnya lebih dari Rurouni Kenshin, namun saya suka sekali kepada duo Jepang yang satu ini. mendengarkan "Fukai Mori" saja dapat membuat saya sedih, bahkan sampai ingin menangis rasanya. berlebihan. tapi memang begitu kenyataannya. rasa yang saya dapatkan dari mendengarkan "Fukai Mori" membuat saya ingin mengulang masa-masa kecil saya, meskipun saya tahu, arti yang disampaikan bukanlah tentang memori masa kecil. tetapi mengisahkan tentang hopelessness and despair. melihat Do As Infinity membawakan lagu Fukai Mori secara live sungguh mengharukan, Tomiko tidak dapat menahan kuasanya untuk menangis. sungguh lagu yang dapat membuat saya berpikir dua kali akan kisah kehidupan. InuYasha telah membawa saya kepada "Fukai Mori" dan tentu saja Do As Infinity yang membuat saya mencari-cari lagu lainnya seperti Shinjitsu No Uta dan Oasis. acungkan banyak jempol kepada duo yang satu ini! plus Tomiko Van, has such a killer look.....




--------------------------------------------------------

ketika saya membicarakan musik Jepang, saya juga tidak henti-hentinya membahas kartun apa yang pernah saya lihat pada waktu kecil. beda halnya jika saya membicarakan musik dari Korea Selatan. saya berani bertaruh, ketika saya mengangkat pembicaraan ini, akan ada banyak orang yang mulai tidak memperhatikan akan apa yang saya tulis. meremehkan kualitas musik asal Korea Selatan. saya juga berani bertaruh akan asal mula 'remeh' tersebut, bukan dari kualitas musik mereka, namun dari over-excited fans yang dinilai kurang normal. tetapi sejujurnya, kekuatan Korea Selatan tidak hanya berasal dari Boyband dan Girlband saja. banyak musisi-musisi lain yang patut mendapatkan jempol.

4. BoA


sejujurnya, pada awalnya saya mengira bahwa BoA merupakan musisi asal Jepang. fakta bahwa ia aktif di Jepang membuat saya berpikiran seperti itu. dan terlebih lagi ia juga mengisi soundtrack "InuYasha" berjudul "Every Heart". julukannya sebagai "Princess of K-Pop" patut didapatkannya. popularitas tidak hanya ia raih di Korea, namun juga Jepang, seluruh Asia, dan bahkan Amerika Utara. tarian dari BoA begitu kuat dan tegas. tetapi, saya kurang menyukai pembawaan musiknya yang banyak menggunakan autotune dan musik "komputer". tetapi itu hanya masalah selera saja. hal yang saya sukai dari BoA adalah, she's witty and innocent. tidak seperti banyak artis yang full of demand. keluguannya sungguh tidak terlihat pada lagu-lagu yang ia bawakan. tetapi tidak adil rasanya jika saya tidak membicarakan lagunya. satu-satunya lagu BoA yang dapat diterima telinga saya selain "Every Heart" adalah "Did Ya". the beat is so abnormal in a good way, for my ears.




3. IU


IU dalah salah satu musisi Korea Selatan yang saya kenal melalui serial TV, Running Man. kebetulan pada episode dimana IU muncul, ia menyanyikan lagu-lagunya. dari situ saja sudah terlihat bahwa IU adalah salah satu musisi yang berkualitas. nada-nada tinggi dicapainya dengan mudah. IU adalah aktris kelahiran tahun 1993, satu tahun lebih tua dari saya. tetapi pencapaiannya sungguh besar. musisi, pemain drama, bahkan ia menjadi ambassador Expo kota Yeosu 2012. lagunya "Good Day" saya acungi dua jempol. suara IU sungguh merdu. IU juga senang mengeluarkan cover-cover akustik dari musisi-musisi K-Pop lainnya. that's how I describe hotness, female singer-guitarist.



2. Sungha Jung


rasanya saya sudah terlalu sering membicarakan Sungha Jung. apakah pembahasan lebih lanjut untuk seorang Guitar Prodigy ini kurang? saya hanya dapat mengatakan ini, ketertarikan pada musik yang tinggi dan jumlah latihan keras yang dilakukan akan sebanding dengan penghargaan yang didapat. tubuhnya yang kecil tidak menjadikannya lemah. tetapi sangat kuat pada apa yang ia gemar lakukan.




1. 소녀시대  (Girls' Generation)



saya merasa aneh untuk membicarakan hal ini, namun pada dasarnya saya memang menyukai Girl Group / Girlband yang satu ini. dulu saya bisa dibilang hater dari boyband / girlband, dangdut, musik melayu, band-band mainstream Indonesia, dan semacamnya. tetapi kemudian pada kelas X atau XI SMA, saya berjanji akan bertoleransi kepada semua jenis musik. dan hal itu benar saya tepati. memang pada masa itu belum langsung terjun dan mendengarkan musik tersebut, namun paling tidak saya tidak pernah mengejeknya lagi. seiring dengan janji tersebut, respek saya terhadap musik pun menjadi semakin tinggi. bahwa setiap lagu mempunyai artinya masing-masing. betapa mereka memberikan ketenangan kepada jutaan orang. saya tergolong naif jika hanya menilai dari packagingnya saja.
dan pada suatu ketika di akhir bangku kelas XII, dua dari teman saya memperkenalkan girl group yang satu ini. Girls' Generation, SNSD, So Nyuh Shi Dae. sebenarnya saya sudah mengetahui girl group ini dari kelas IX SMP, namun waktu itu respek saya terhadap hal macam ini masih kurang. pada awalnya saya hanya bermaksud untuk menghafalkan nama masing-masing personilnya melalui video klip yang ditunjukan oleh teman saya. karena pada waktu itu saya menganggap bahwa hal tersebut adalah challenge yang sangat menantang. wajah mereka sama semua haha. tetapi, seiring saya menghafalkan wajah dan nama mereka, lama-kelamaan saya mendengarkan lagunya, lalu variety shows, lalu album. sampai pada akhirnya respek saya terhadap girlgroup ini menjadi sangat tinggi. jumlah latihan bertahun-tahun yang mereka habiskan patut dihargai sepuluh jempol. pengabdiannya terhadap entertainment saya saluti sepenuh hati. dan meskipun begitu, karakter masing-masing personil tidak pernah hilang. dimana salah satunya adalah lugu dan yang lainnya jahil. dimana salah satu bersuara kuat dan yang lainnya pandai sekali menari.




"Just remember that your practice will not betray you, believe in the effort that you have put and believe that you'll be able to do till the end!"
- Stephanie Hwang

Sunday, 4 March 2012

Immortal

pada suatu malam saya mendengarkan lagu yang berjudul "In The Dark" dari Flyleaf. ketika malam mengambil alih pikiran saya, pertanyaan-pertanyaan pun muncul seperti rintik hujan. ada beberapa potongan lirik yang saya anggap menarik dari lagu "In The Dark" ini, seperti contoh: "I'm scared to death of light and silence. Jesus kill me inside this. Raise me up to live again, like You did.". saya tidak begitu yakin akan bagian "light and silence", apakah hal tersebut merupakan suatu pengibaratan, atau literally describes the afterlife. kali ini saya akan mengajak anda untuk masuk ke dalam pikiran saya dan melihat apa yang patut dipertanyakan dari sebuah kata "Immortal". untuk hal tersebut mari kita ambil pernyataan kedua terlebih dahulu, the afterlife, dan lihat apa yang saya dapat jelaskan mengenai hal tersebut.


pada hal ini, jika memang benar lirik mengacu pada kehidupan setelah kematian maka disebutkan bahwa pada mulanya mereka senang akan kematian, namun tiba-tiba mereka ingin keluar dari tempat itu. kembali menuju kehidupan. tapi apakah benar kehidupan akan membuatmu merasa lebih tenang? saya pikir tidak. orang-orang yang menyenangi immortality adalah orang-orang yang menyenangi kematian. ketika kamu tidak dapat mati, tentu kamu akan melihat begitu banyak kematian. kamu akan melihat temanmu mati. orang-orang yang kamu sayangi mati. dan kamu memilih untuk menjadi kekal abadi? kamu memilih untuk kembali kepada kehidupan? pada umur belasan seperti saya ini tentu masih banyak yang belum mengerti akan "kematian". kami bersenang-senang dan lupa akan arti kehidupan. dan saya, saya sudah pernah melihat kematian terjadi kepada orang yang saya sayangi. sahabat yang dahulu selalu menemani saya. dan hal tersebut juga tidak membuat saya menjadi seorang yang "ahli" akan kematian. tapi apa yang sadari adalah, kematian merupakan hal yang painless, namun sangat menyakitkan untuk orang yang melihatnya. apa kamu yakin kamu siap untuk melihat semua itu berulang kali? terus-terusan diulang karena kamu tidak dapat mati?


kembali lagi kepada potongan kalimat "light and silence". dari hal itu pun mereka takut untuk bergerak. masih berdiam diri pada kegelapan dan melihat cahaya untuk mengajak mereka pergi. mereka tinggal dalam kegelapan dan kesunyian. apakah yang mereka takutkan dari cahaya itu? bukankah kami dijanjikan kebahagiaan setelah itu? mengapa kembali kepada kehidupan? tahu benar saya bahwa kehidupan tidak selalu berjalan mulus, dan kamu takut akan apa yang siap menemuimu pada kehidupan setelah kematian itu. inilah yang orang bilang, "hidup segan mati tak mau". tapi ketika kamu mensyukuri setiap detik pada kehidupanmu, senantiasa kehidupanmu akan selalu bercahaya. dan jika saya harus mengibaratkan kesendirian, saya dapat mengibaratkan hal tersebut dengan "light and silence". dimana kamu dapat melihat semuanya, namun terasa hening. maka lirik tersebut dapat kita artikan seperti "aku sangat takut akan kesendirian. keluarkan aku dari tempat ini.", kurang lebih seperti itu. namun jiika memang benar adalah sebuah pengibaratan, benarkah harus diibaratkan dengan kematian?


sungguh banyak alasan mengapa Tuhan menciptakan kami dengan ciri tidak kuat akan kehidupan abadi. hal yang benar saya pikirkan. selain hal yang berhubungan dengan pengetahuan, lihatlah juga kematian itu. mengapa kehidupan adalah hal yang gila. sama gilanya dengan kematian itu sendiri.

Saturday, 18 February 2012

Journal #17

hari ini, Sabtu 18 Februari 2012, saya bersama teman saya, Jeremy, membuat sebuah karya di atas papan triplek sebesar 2 x 1 meter dengan menggunakan cat akrilik. tema yang kami ambil adalah The Acid Era. saat dimana musik psychedelic merajalela dan nama hippie berkumandang. ikon yang Jeremy ambil adalah George Harrison dari The Beatles, dan ikon yang saya ambil adalah Grace Slick dari Jefferson Airplane. tidak ada alasan khusus mengapa kami mengambil tema dan ikon tersebut, kami hanya menyukai musiknya.

pembuatan karya dimulai dari jam 16:00 sampat dengan 21:00

George & Grace
indraswp x Jebokriboganas : 18 Februari 2012























Grace menari di atas bunga, dililit jutaan warna dan nada yang selalu kubicarakan

Friday, 25 November 2011

Paus dan Mobil Mewah



terima kasih teman sekelasku, atas kalimat-kalimatnya yang indah ini.

"masih banyak ikan di laut!", ia berkata kepadaku. seakan memancing adalah hal yang mudah. seakan jala tidak pernah mencabik rumput laut. "namun, hanya ada beberapa ikan paus di samudera!", sangkal diriku yakin. mungkin mencari ikan memang mudah. tengoklah, yang aku cari adalah paus, bukan ikan biasa.

ia terdiam
aku menunggu dirinya.

lalu ia berkata kepadaku, "tahukah kamu kalau ia terbiasa menaiki becak, ojek, dan metro mini?". kini akulah yang terdiam. apa hubungan antara paus dan angkutan umum? belum sempat aku bertanya, ia kembali berbicara kepadaku,
"kau lebih dari sekedar hal itu!"
"kau itu ferrari, lamborghini, atau semacamnya!"
"ia tidak terbiasa menaiki semua itu, kau terlalu spesial, ia tidak pernah ingin melukaimu!"
"tidak ada orang yang ingin mencabik mobil mewah mereka"

aku terdiam. ingin menyangkal bahwa diriku bukanlah ferrari atau lamborghini. aku tidak pernah merasa mewah. aku tidak pernah ingin terlihat angkuh.
aku pun sudah terluka, sudah tercabik. jelas aku bukan ferrari. aku bukan lamborghini.

"kau tidak suka ferrari? kalau begitu pilih mobil yang kau sukai!", ia bertanya kepadaku. aku menjawab dengan penuh rasa malu, "aku ingin menjadi vw combi. ia terlihat tegar walau tercoreng, dan bangga dengan orang-orang di dalamnya". "jadilah kau vw combi yang berharga!", sahutnya penuh antusias. dan rasa percaya diriku mulai bangkit. semua orang adalah mobil mewah bagi seseorang yang mereka sayangi. aku adalah mobil mewah bagi seseorang yang aku sayangi. diriku spesial. dirinya juga spesial. semua spesial.

"namun kau juga belum menyadari sesuatu", kicaunya terdengar lagi. aku menunggu ocehannya. "ia adalah pausmu yang berharga. ia unik. ia bukan ikan. ia adalah paus!" mungkin memang benar. mungkin aku memang telah menemukan paus di antara jutaan ikan yang biasa itu.

"ya, mungkin dia memang pausku!"
"tapi apakah kau tahu, paus itu telah menyelam terlalu dalam! menyelam menuju hitamnya lautan! terlalu dalam, sampai aku tidak dapat melihatnya lagi!"

ia kembali terdiam. ia mengerti betul apa yang aku rasakan.

aku sudah tidak dapat melihat pausku lagi. aku tidak dapat mengenali dirinya lagi.
bahkan terasa sulit untuk mengenang apa yang telah aku lewati bersamanya. terlalu pahit.
pausku menginggalkanku bersama ikan-ikan lainnya. meninggalkanku pada guncangan ombak kehidupan.

"tapi..." ia mulai mengoceh lagi, air mataku mulai menggenang, "...tapi kau juga tahu betul bahwa pada akhirnya paus itu akan kembali ke permukaan. ia akan ke permukaan untuk menghirup udara. ia tidak dapat menyelam tanpa udara" aku tentu setuju akan hal itu. "kau adalah udara itu! mungkin kau belum menyadarinya, namun seberapa dalampun pausmu menyelam, ia akan kembali menghirupmu! ia tidak dapat hidup tanpamu! harus denganmu!".

aku menangis. entah aku setuju akan pernyataan itu, atau terlarut dalam pahitnya kenyataan. kapan ia akan menghirupku lagi? kapan ia akan menyadari bahwa aku adalah bagian dari dirinya?

"terima kasih atas semua kata-katamu yang berharga itu", kataku dalam isak tangis. ia tersenyum. ia membiarkanku terlarut dalam kata-katanya.

dan larut malam menarikku menuju indahnya pulau impian.
aku telah hilang dilahap samudera kehidupan, lalu aku bangkit atas kalimat-kalimat itu.
permukaan adalah tempat aku menunggu.



Monday, 26 September 2011

Morning Dew

     musik sering kali saya gunakan untuk penyemangat di pagi hari. hari baru membutuhkan pandangan baru. terkadang kita lupa untuk menyambutnya dan terperangkap pada gelapnya malam. di sini saya punya sederetan lagu yang akan menemani saya menyambut pepohonan dan bias cahaya pagi. lagu-lagu ini dapat membuat saya semangat. mengingatkan saya akan hebatnya dunia. betapa perkasanya alam. betapa indahnya kehidupan.

dan pagi memberikan cahaya keemasan untuk kita raih. sia-sia manusia yang melupakannya. 

1. Dear Prudence oleh The Beatles


     saya selalu memiliki kesenangan yang medalam ketika mendengarkan lagu ini. lagu ini selalu mengajak untuk bermain. melihat cerahnya hari. belajar untuk menyambut hari-hari yang baru. mengetahui bahwa saya, kamu, manusia merupakan anugerah dunia. belajar untuk tidak melupakan alam. tersenyum ketika menghadapi sesuatu, menerima sesama. lagu ini cukup hebat dalam membangkitkan semangat di pagi hari. liriknya mudah dipahami dan tidak bertele-tele. The Beatles adalah band pengubah dunia. mereka dapat mengubah cara pandang saya terhadap kehidupan. memberikan pandangan baru akan kehidupan. bagaimana pohon menari dan angin bercanda ria. bagaimana cahaya menggelitik dan air tertawa bersamanya.


2. Every Teardrop Is A Waterfall oleh Coldplay

 
      Coldplay selalu mempunyai pandangan hebat dalam menyibak arti kehidupan. 'Every Teardrop Is A Waterfall' sukses membuat saya kagum akan kehebatan mereka memberikan semangat hidup. lagu ini mengajarkan saya untuk bangkit ketika saya berada pada hal yang salah. tidak ada yang dapat menghentikan saya untuk bangkit kembali dari longsor kehidupan. melihat sisi baik di setiap hal yang ada. mengajarkan saya untuk terus maju tanpa melihat ke belakang. oleh karena itu lagu ini sangat pantas didengarkan pada pagi hari, memulai kehidupan dengan pandangan positif bahwa kita akan terus maju, apapun yang terjadi. nanyikanlah lagu ini bersama asamu, ia bangga mendengarkanmu. ia bangga akan dirimu.

3. Bitter Sweet Symphony oleh The Verve



      manusia adalah orang yang berbeda setiap harinya. selalu mempunyai ide-ide baru, watak baru, cara pandang baru. kita adalah orang yang berbeda setiap harinya, dan kita tidak dapat mengubahnya. sama seperti manusia, kehidupan juga selalu berganti arah. tidak selamanya kehidupan memiliki berjuta-juta konfetti. tidak selamanya kehidupan terbakar harga diri. tidak selamanya kehidupan jatuh dan mati pada dasar dunia. lagu ini cukup mengajarkan semua itu kepada saya. dan pada saat kita berada di bawah, selalu ada melodi kehidupan yang mengangkat kita kembali ke atas dunia. dengarlah pada pagi hari, dan sadarlah, dunia dan manusia tidak pernah sama. mereka tidak pernah puas berubah.

4. Wake Up oleh Arcade Fire



     saya tidak henti-hentinya mengelukan band yang satu ini. pertama kali saya mendengarkan 'Wake Up', saya seperti dilahirkan kembali dari kerasnya kehidupan. lagu ini cukup mengajarkan kepada saya bahwa kita tidak perlu malu untuk membuat suatu kesalahan. kesalahan adalah bagian dari kehidupan. walaupun arti dari lagu ini kurang terlihat, segi musikalitasnya begitu mengajak untuk bangkit. semangat. raih sesuatu yang baru. lihat jalan kehidupan. lihat arah yang kita tuju, apa yang kita mau, apa yang harus kita raih.

5. Dog Days Are Over oleh Florence + The Machine



     sama seperti saat mendengarkan 'Dear Prudence', lagu ini juga membuat saya senang ketika saya mendengarkannya. isi dari lagu benar-benar mengajak untuk semangat. saat bermalas-malasan sudah selesai, saatnya bersenang-senang dan melihat kehidupan. berlarilah untuk dirimu. berlarilah untuk Ayahmu, Ibumu, saudara-saudaramu. banggakanlah diri mereka. banggakan dirimu. kesempatan untuk bangkit tidak datang berulang kali. selagi ada kesempatan itu, gunakanlah sebaik mungkin. buat harimu menjadi hari yang indah. isi dengan semangat. isi dengan kesenangan. harimu itu indah.

pengeluh hanyalah angin yang berlalu. kita tegar seperti matahari.

Monday, 19 September 2011

Sulutan Api di Bumi Mahakam

Bagai matahari kita hidup, bagai noda kita terbuang

 salah satu wartawan yang memanjat ke atas gedung SMAN 6 Mahakam dan dibujuk turun oleh Polisi

semua yang saya tuliskan merupakan opini. Opini ini juga dituliskan berdasarkan apa yang saya lihat pada siang hari tadi, dan juga apa yang saya dengar dari sumber yang saya percayai.

Senin, 19 September 2011 - siang ini, seusai saya dan teman-teman saya melaksanakan Ujian Awal Semester hari ketiga, peristiwa bentrok antara lembaga pendidikan SMAN 6 Mahakam dan wartawan pun terjadi.

     saya merupakan siswa SMAN 6 Mahakam kelas XII. hanya seorang murid biasa, tidak teladan, tidak pintar, bukan anak emas. jauh dari semua itu.
namun saya juga bukan sampah yang tidak mengetahui posisi saya.

     semua ini dimulai ketika SMAN 6 Mahakam dan SMAN 70 Bulungan tawuran pada hari Jum'at lalu. seorang wartawan yang merasa kekurangan gambar tawuran tersebut menuju ke gerbang SMAN 6 Mahakam untuk mengambil beberapa gambar. tentu saja beberapa murid yang merasa terancam tersulut emosinya dan merampas kaset dari wartawan tersebut.

      Pagi ini para wartawan datang untuk meminta pertanggung jawaban dari Kepala Sekolah. menurut beberapa guru SMAN 6 Mahakam, wartawan tersebut sudah bertemu dengan Ibu Kadarwati selaku Kepala Sekolah sebanyak tiga kali.

     Siang ini saya melihat beberapa peristiwa. Pada awalnya saya belum memedulikan kehadiran wartawan pada siang hari itu, "Yah, namanya juga wartawan", saya pikir. namun semua itu berubah ketika beberapa kericuhan kecil terjadi. saya bergegas menuju gerbang. tidak seperti hari lainnya, gerbang itu tergembok dari dalam. mengurung kami semua. mengurung kami dalam keamanan dan keselamatan.

     "Turun kau dari sana!", teriak seorang guru Kimia. Ia menatap ke langit-langit, ke atap gedung SMAN 6 Mahakam, atap Pos Satpam. seorang wartawan memanjat gedung sekolah saya, mengotorinya dengan sepatunya. ia menginjak sekolah saya, tempat saya meraih pendidikan selama 2 tahun terakhir. "Woi, ngapain lo di sana!" teriak saya kepada wartawan itu. "Turun! Apa-apaan kamu!", "Tunjukkan etikamu!" teriak warga kantin dan guru-guru. tapi semua teriakkan itu hanya dibalas dengan ancaman oleh wartawan itu, "Jangan bicara soal etika kepada saya!", "Awas kamu, saya bisa menuntut!" sambil menunjuk-nunjuk ke arah saya dan orang-orang yang berada di bawah.

"Kerja wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers". Bagaimana dengan hak kami? hak ketenangan kami, hak kami mengenyam pendidikan. kami membela sekolah kami. kenyamanan dan keamanan kami dinganggu oleh seonggok wartawan yang menjaga "harga diri". tidakkah kamu akan melakukan hal yang sama terhadap sekolahmu? dimana kamu mendapatkan kenangan dan dasar pendidikan yang kamu raih. tempat dimana kamu belajar untuk menggapai cita-citamu. tempat dimana kamu belajar untuk menjadi wartawan.

Manusia merasa hebat akan keperkasaannya, namun enggan hilang dalam rasa malu.

     Beberapa saat setelah peristiwa naiknya wartawan tersebut, orang-orang yang ingin keluar/masuk gerbang SMAN 6 dikepung oleh wartawan. beberapa teman seangkatan saya berjalan menuju sekolah dari arah Taman untuk mengambil motor dan pergi dari tempat kejadian. namun, pada saat ia baru saja keluar dari gerbang bersama motornya, wartawan mulai mengepungnya (mungkin ingin mengambil gambar), namun dari kepungan itu muncul satu pukulan, dua pukulan. ricuh. "Itu teman saya!", teriak teman-teman saya dari dalam gerbang, "Bu! tolonginin dia, Bu!". "Anakku! Anakku!" teriak Ibu Husni, guru Fisika saya ketika saya kelas X. Ibu Husni merupakan guru yang sangat peduli dengan anak didiknya. walaupun terkadang ia berbeda pendapat dengan kami semua, namun ia tetap guru yang melindungi kami. lalu, teman saya menjatuhkan motornya, melindungi dirinya dan masuk kembali ke dalam Mahakam.

     setelah itu muncul beberapa kericuhan kecil lagi. kamera tertuju pada gerbang kami dan meliput kami semua. banyak dari para wartawan yang memprovokasi para guru. caranya dengan bertanya  dengan nada menjengkelkan dan terus menerus tentang "anak didik". "Bagaimana ini pak anak didiknya?", "Tolong itu anak didiknya diajarkan sopan santun!". bahkan kabarnya seorang guru BK dilemparkan mangkuk soto ayam oleh wartawan ketika ia berusaha melerai. (belakangan diketahui bahwa yang terkena lemparan merupakan guru Geografi).

tidak lama dari itu saya pulang ke rumah. memantau kejadian melalui internet.

     kejadian terbaru yang saya dapatkan merupakan : polisi melepaskan tembakan peringatan. Namun, tembakan peringatan tersebut tak digubris kedua pihak. Kericuhan pun semakin menjadi saat ada seorang anak SMA yang ditemukan bersimbah darah di depan SMA 6 (sumber : detiknews).


     melihat semua ini membuat saya sadar, betapa jauhnya Indonesia dari persatuan. betapa jauhnya dunia dari perdamaian. betapa sulitnya menjalankan diplomasi ketika emosi mengambil alih segalanya. betapa kurang dewasanya masyarakat dalam mengambil tindakan. dan betapa naifnya manusia akan kemenangan semata.

     dengan mudahnya penghormatan saya terhadap wartawan hilang. saya kuburkan dalam-dalam fakta bahwa saya pernah ingin menjadi seorang wartawan. bagai noda mereka terbuang. (namun belakangan ini saya juga menyadari bahwa tidak semua wartawan melupakan kode etik jurnalistik mereka, saya masih mempunyai respek tinggi terhadap wartawan yang patuh terhadap kode etik tersebut).

     mungkin dalam hal ini, kedua pihak memang melakukan kesalahan. namun tidak seharusnya kesalahan tersebut ditindak lanjuti seperti ini.
kedua pihak adalah salah. selesai.

Monday, 18 July 2011

Arti Sebuah Gambar


     terkadang, kecantikan yang terdapat pada sebuah gambar tidaklah dilihat dari warna, cahaya, maupun objek yang ada pada gambar tersebut. betapa kaya akan warna yang menghipnotis. betapa gelapnya salah satu sisi. betapa indahnya matahari yang perkasa itu.

     namun, bagaimana cara kamu mengartikan gambar tersebut terhadap kehidupanmu sebagai sesuatu yang berharga. cerita yang terdapat dibalik gambar yang penuh warna itu. cerita akan sisi gelap dan terang suatu kehidupan. cerita yang kamu dapat bersama orang-orang yang berada dalam kehidupanmu.


Wednesday, 22 December 2010

Stories Behind Their Vandalism

fit track(s) while reading this post :
Sum41 - Walking Disaster, Green Day - Jesus Of Suburbia, Arctic Monkeys - When The Sun Goes Down




saya hidup di sebuah kota yang padat, populasinya bisa mencapai 10.000.000 pada siang hari, karena Jakarta adalah kota metropolitan. tidak mudah hidup di kota seperti ini, memang saya belum bekerja, saya belum lulus SMA bahkan. tetapi dengan melihat keadaan di sekitar saya, sudah cukup untuk membuat saya mengerti kalau hidup itu tidak mudah. saya bersekolah di kawasan Jakarta Selatan, di sekitar Blok M lebih tepatnya. banyak kendaraan berlalu-lalang, dan saya juga harus memakai jasa salah satu angkutan umum untuk dapat pulang ke rumah. jarak dari sekolah ke rumah saya hanya berkisar 30 menit, itu kalau anda naik motor. tapi dengan bis, anda bisa makan waktu dua jam, satu setengah jam kalau sedang untung. ketika anda sedang di bis, mendengarkan musik dengan memakai headset, melihat betapa padatnya jalanan, di saat itu juga orang-orang sedang berusaha mencari nafkah. pengamen, penjual minuman, pembaca puisi, anak-anak jalanan, mereka sedang dalam aksinya.



yang sering saya pertanyakan adalah, mengapa orang-orang takut kepada musisi-musisi jalanan, khususnya yang berdandan ala punk. yah, sebenernya saya juga takut sih, soalnya mereka bisa aja sewaktu-waktu menodong kita. tapi coba lihat dari segi musikalitas dan puisi. lirik lagu mereka dipenuhi dengan kebenaran tentang kehidupan, politik, atau bahkan tentang kehancuran sebuah keluarga. benar memang, mereka cenderung anarkis, tapi lihatlah dulu apa yang membuat mereka menjadi seperti itu. "If a stupid poem could fix this home I'd read it every day. Their anger hurts my ears, rather than fix the problems, they never solve them" - Blink 182 (Stay Together For The Kids). bukti pertama sudah menyatakan bahwa rumah tangga yang buruk menyebabkan mereka berpenampilan dan berperilaku seperti itu. "I haven't been home for a while, i'm sure everything's the same, Mom and Dad both in denial, an only child to take the blame, wouldn't come home for the world, the forgotten son" - Sum 41 (Walking Disaster), atau yang paling jelas menyatakannya : "Running away from pain, when you've been victimized, tales from another broken home" - Green Day (Jesus Of Suburbia). mereka tidak sepenuhnya orang-orang bodoh yang tidak bisa apa-apa, jika mereka mengambil sisi positifnya mereka dapat menggapai cita-cita mereka.



Green Day, Sum 41, Blink-182, Ramones, dan Sex Pistols adalah contoh dari beberapa yang mengangkat cerita jalanan ke dalam lagu-lagu mereka. entah memang dari pengalaman mereka sendiri atau-pun mengambil pengalaman orang lain, saya kurang mengerti. punk juga dikenal sebagai musik yang berisik dan blak-blakan, berani mengkritik apa saja tanpa basa-basi. "Well I won’t be caught living in a dead end job, while praying to my government guns and gods, now it's us against them, we’re here to represent, to spit right in the face of the establishment." - Sum 41 (Underclass Hero) jelas sekali kalo di lagu ini mereka menyatakan bahwa mereka adalah orang-orang kelas bawah yang tidak peduli tentang segala pembangunan yang didirikan pemerintah. "I am an anti-christ, i am an anarchist, don't know what i want but i know how to get it, i wanna destroy the passer by" - Sex Pistols (Anarchy In The UK), band ini sempat di larang di negara Finlandia karena perilaku kasar dan lirik-lirik mereka yang terlalu mengundang kontroversi. Bayangkan saja, pendengar mereka adalah remaja-remaja yang kebanyakan menganut agama kristiani dan katolik, orang tua mereka pasti langsung tidak setuju anak-anaknya mendengarkan lagu seperti itu.



jadi kesimpulan saya, gaya dan musik punk sebenarnya adalah wadah mereka untuk bercerita tentang pengalaman hidup mereka yang keras, tidak ada yang salah dengan cara mereka melakukannya. sama saja dengan anak emo atau metal yang sama sama menunjukan identitas mereka, dengan cara yang berbeda tentunya. tidak seharusnya kita menyalahkan mereka atas cara mereka bergaya, ini adalah jalan yang mereka pilih. kalau menurut saya, punk tidak bisa disebut sebagai penyimpangan sosial, karena mereka bisa saja membalikkannya sebagai hal positif. ini bukan sepenuhnya kesalahan mereka. mereka dipaksa untuk bertindak seperti itu, jika mereka tidak mampu untuk menyeimbangkan keadaan, maka mereka mungkin saja mengambil nyawa mereka, jika terjadi hal seperti itu, barulah dapat disebut sebagai penyimpangan sosial.



lagipula punk sudah mulai berkembang dari sekitar tahun 70-an, jadi punk bukan hanya sekedar nama, namun sudah merupakan salah satu fashion dan gaya hidup. yaaah, kita yang hidup di tahun 2000-an ini tentu hanya bisa mengikuti apa yang sudah tercipta. makin ke sini makin sulit untuk membuat sesuatu yang orisinil. punk adalah salah satu genre yang bertahan kuat seperti halnya classic rock dan blues. punk juga berkembang dari era ke era. mulai dari Ramones lalu Misfits lalu Sex Pistols lalu The Clash, dan sekarang sudah masuk ke generasi macam Green Day, The Offspring, Zebrahead, Four Year Strong, Sum 41, dan lain-lain. pecahan dari genre ini juga banyak, hardcore punk, pop punk, punk rock, dan masih banyak lagi. jadi marilah kita mencoba untuk mengerti arti dibalik kisah-kisah yang mereka buat, setiap lagu mempunyai kisah dan ide-ide cerdas dari penciptanya.

☮ ☮ ☮,
Indras

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

photos courtesy : Last.fm
informations courtesy : Last.fm, YouTube
photos info : Sum 41, Green Day, Blink-182, Sex Pistols, Ramones

Tuesday, 21 December 2010

The Death of Ideas and Our Legacy

fit track(s) while reading this post :
Arcade Fire - Wake Up, Oasis - Champagne Supernova
, Led Zeppelin - Stairway To Heaven



apakah anda pernah berpikiran seperti saya, bahwa mereka semua terlalu cepat mati? hilang bersama ideologi ideologi cerdas mereka. ideologi perdamaian, permohonan, tekanan, dan aksi anarkis. atau anda juga pernah berpikir, mereka adalah legenda karena mereka mati, sehingga ideologi mereka menjadi sebuah kenangan, menjadi mimpi orang lain, mimpi untuk kembali diraih karena mereka tidak berhasil mewujudkannya. mereka sudah mati.



cerita tentang John Lennon, Sid Vicious, Kurt Cobain, Freddie Mercury, Dimebag Darrel, Ian Curtis, The Smiths dan legenda-legenda musik lainnya menjadi cerita kesukaan saya sekarang ini. John Lennon, seseorang yang bermimpi akan adanya perdamaian, harus mati karena peluru dari penggemarnya sendiri. ideologi Lennon menyebabkan penggemarnya membuat ideologi lain yang membutakan. haruskah ia mati dengan cara itu? bagaimana jika ia mati karena sakit beberapa tahun kemudian, bagaimana jika saat itu peluru tidak mengenai dirinya? apakah dia tetap akan menjadi seorang legenda? Sid Vicious dan Kurt Cobain yang bermimpi akan adanya kebebasan dengan cara mereka masing-masing. apakah jika mereka tidak mati dengan cara bunuh diri mereka akan tetap dikenang?



mengetahui George Harrison tidak mendapat eluan sebesar Lennon karena Harrison tidak mati muda, dan tidak mati dengan cara dibunuh oleh penggemarnya sendiri. memang masih wajar jika Lennon lebih dielu-elukan, karena dia dan McCartney adalah dalang dari the most overrated band in history : The Beatles. tapi apa benar John Lennon begitu dielu-elukan karena ia merupakan frontman band The Beatles? oke, mari kita beralih ke cerita lain. Sid Vicious? Kurt Cobain? Nancy Spungen dan Courtney Love. setelah Vicious membunuh Nancy Spungen, di tahun berikutnya Vicious sengaja meminum heroin dengan dosis berlebih. "We had a death pact, and I have to keep my half of the bargain. Please bury me next to my baby in my leather jacket, jeans and motorcycle boots. Goodbye.", sementara Cobain bunuh diri dengan cara menembakkan kepalanya dengan shotgun, ia membuat suicide note dengan tujuan Boddah, his imaginary friends, and told Courtney Love to stay strong for his daughter, Frances. click here for the suicide note made by Kurt Cobain.



Cobain termasuk ke dalam 27 Club, atau Forever 27 Club. yaitu grup inspirasional yang dibuat untuk mengenang kematian musisi rock dan blues di umur 27. legenda 27 Club lainnya adalah : Brian Jones (mati karena tenggelam, gitaris sekaligus founder of The Rolling Stones), Jimi Hendrix (mati karena overdosis, gitaris blues ternama), Janis Joplin (mati karena overdosis heroin, penyanyi dari Big Brother And The Holding Company), Jim Morrison (mati karena gagal jantung, penyanyi dari band ternama The Doors). mereka dielu-elukan karena mereka telah mati, benarkah ideologi mereka yang membuat mereka begitu ternama? apakah karena tidak tercapainya cita-cita mereka? apakah mereka tidak pantas mati? mengapa mereka harus mati lebih dulu? menurut saya, yang membuat mereka begitu fenomenal adalah kematian mereka, mereka dikenang sebagai orang yang membuat perubahan semasa hidup mereka, dan mereka membuat perubahan itu semakin besar ketika mereka telah mati. menjadi inspirasi bagi semua orang. membuat sensasi untuk ide-ide baru generasi kita. hal tersebut yang membuat kematian mereka begitu berharga.



beralih ke masa kini. sudah banyak musisi musisi lain yang meneruskan legenda-legenda itu. Oasis dengan Noel dan Liam Gallagher yang meneruskan John Lennon. Ne-Yo, Usher, Justin Bieber yang meneruskan Michael Jackson. band band inggris seperti The Fratellis dan The Strokes meneruskan The Beatles. Stone Temple Pilots yang meneruskan Nirvana. Deryck Whibley dengan band-nya Sum 41, serta Green Day dengan BJ Armstrong meneruskan Sid Vicious dengan Sex Pistols-nya. adakah di antara mereka yang akan menjadi legenda berikutnya? adakah di antara mereka yang akan mati terlalu cepat? adakah di antara mereka yang akan berhasil meneruskan ideologi pendahulunya? haruskah mereka mati terlebih dahulu baru mendapatkan eluan yang sama besar dengan legenda-legenda itu? lihat Michael Jackson, orang-orang lebih menyukainya setelah dia mati, hilang, meninggalkan lagu-lagunya. The Rev dari Avenged Sevenfold, setelah ia mati, penggemar Avenged Sevenfold menjadi lebih banyak dan lebih setia dari sebelumnya. apakah maksud semua ini? kematian begitu berharga, kenangan lebih disukai.

☮ ☮ ☮ and ♥,
Indras

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

photos courtesy : Last.fm
informations courtesy : Wikipedia
Kurt Cobain's sucide note courtesy : kurtcobainssuicidenote.com

photos info : Sid Vicious (Sex Pistols), John Lennon (The Beatles), Kurt Cobain (Nirvana), Jim Morrison (The Doors), Noel Gallagher (Oasis)

Monday, 11 October 2010

Journal #5

Hill Of A Thousand Moons

he said this world is no longer safe
a fraternity shall come and rise again

she said this world is only a bail
a sorority shall come and rise again

the sun is unreachable
separated through the eye that scratched the surface
he sees everything beneath the sun and above the earth

and when the sky goes upside down
a new age of world will come
and you shall rescue me

the earth will shake your sanity
your pain is unbearable
and you will ask for death

the wind will tear your lungs apart
you breathe blood out of your lungs
breathe your own mistake to your god

the fire will burn your heart
no one will help you from burning
your will to hate is the only way to help you

and the water will catch you
just like the fishes from the ocean
you're trapped and cannot see the sun anymore

a fraternity shall come and rise again

and when the saviour of men comes, he will ask the fire
and when the conquerer of fire comes, he will ask the water

how could you choose?

those moons who tried to enlighten your heart has now slayed you
those moons bring you to the hour of darkness

and no one will help you, except you and your god