"Love more and more, and don't think it will ever turn less" - Kim Taeyeon
Showing posts with label daily photo. Show all posts
Showing posts with label daily photo. Show all posts

Saturday, 18 February 2012

Journal #17

hari ini, Sabtu 18 Februari 2012, saya bersama teman saya, Jeremy, membuat sebuah karya di atas papan triplek sebesar 2 x 1 meter dengan menggunakan cat akrilik. tema yang kami ambil adalah The Acid Era. saat dimana musik psychedelic merajalela dan nama hippie berkumandang. ikon yang Jeremy ambil adalah George Harrison dari The Beatles, dan ikon yang saya ambil adalah Grace Slick dari Jefferson Airplane. tidak ada alasan khusus mengapa kami mengambil tema dan ikon tersebut, kami hanya menyukai musiknya.

pembuatan karya dimulai dari jam 16:00 sampat dengan 21:00

George & Grace
indraswp x Jebokriboganas : 18 Februari 2012























Grace menari di atas bunga, dililit jutaan warna dan nada yang selalu kubicarakan

Wednesday, 28 December 2011

The Reversal

hey guys! i've got an announcement for you. it comes from my band, Minor Mardy. we've just uploaded our newest song called 'The Reversal' to our YouTube channel. so yeah, this track is our demo, first attempt, with no editing at all. yeah. it is a pure demo. you'll hear some mistakes and our conversations during the track. not much. but you'll find it.

the song arrangement is created by Jeremy, and so the guitars. guitar 1, 2, and 3. he played them all. for me, i played the bass, and did some vocals. you can barely hear the vocals, because it's only in the background. not the main. i said earlier that Minor Mardy is an acoustic band. yeah it's still an acoustic band. but 'The Reversal' is our non acoustic song. if you like Mogwai, or Boards of Canada, or Mono, or God is an Astronaut, perhaps you'll like our newest song. you know, perhaps. perhaps.

if you're asking about the song meaning, there is really not much to tell about it. i mean, of course there is a song meaning in every song. but, the lyrics just go 'I'll wait for you' repeated until the end of the song hahaha what can i tell? for me, it's just me waiting for 'something'. not sure what it is. so, instead of finding it, i'd just wait for it, that's why i call this 'Reversal'. but, it's just me, you know, Jeremy might have something better about the song meaning haha.

so, this is 'The Reversal'. enjoy.




download link
http://www.4*shared.com/mp3/KWryczab/The_Reversal.html
remove the *

don't forget to check our page on Kaskus, everything you need to know about us is in there. there are the download links of our songs, our list of our next covers, plus you can request songs too. and, please follow our Twitter, we'd love to share what we listen at the moment, and you'll get updates about us. last but not least, please listen to our song using Last.fm. tee-hee-hee i'm asking to much, but thank you very much guys, for at least checking us haha :D

Minor Mardy on Kaskus
@MinorMardy on Twitter
Minor Mardy on Last.fm

Monday, 19 September 2011

Sulutan Api di Bumi Mahakam

Bagai matahari kita hidup, bagai noda kita terbuang

 salah satu wartawan yang memanjat ke atas gedung SMAN 6 Mahakam dan dibujuk turun oleh Polisi

semua yang saya tuliskan merupakan opini. Opini ini juga dituliskan berdasarkan apa yang saya lihat pada siang hari tadi, dan juga apa yang saya dengar dari sumber yang saya percayai.

Senin, 19 September 2011 - siang ini, seusai saya dan teman-teman saya melaksanakan Ujian Awal Semester hari ketiga, peristiwa bentrok antara lembaga pendidikan SMAN 6 Mahakam dan wartawan pun terjadi.

     saya merupakan siswa SMAN 6 Mahakam kelas XII. hanya seorang murid biasa, tidak teladan, tidak pintar, bukan anak emas. jauh dari semua itu.
namun saya juga bukan sampah yang tidak mengetahui posisi saya.

     semua ini dimulai ketika SMAN 6 Mahakam dan SMAN 70 Bulungan tawuran pada hari Jum'at lalu. seorang wartawan yang merasa kekurangan gambar tawuran tersebut menuju ke gerbang SMAN 6 Mahakam untuk mengambil beberapa gambar. tentu saja beberapa murid yang merasa terancam tersulut emosinya dan merampas kaset dari wartawan tersebut.

      Pagi ini para wartawan datang untuk meminta pertanggung jawaban dari Kepala Sekolah. menurut beberapa guru SMAN 6 Mahakam, wartawan tersebut sudah bertemu dengan Ibu Kadarwati selaku Kepala Sekolah sebanyak tiga kali.

     Siang ini saya melihat beberapa peristiwa. Pada awalnya saya belum memedulikan kehadiran wartawan pada siang hari itu, "Yah, namanya juga wartawan", saya pikir. namun semua itu berubah ketika beberapa kericuhan kecil terjadi. saya bergegas menuju gerbang. tidak seperti hari lainnya, gerbang itu tergembok dari dalam. mengurung kami semua. mengurung kami dalam keamanan dan keselamatan.

     "Turun kau dari sana!", teriak seorang guru Kimia. Ia menatap ke langit-langit, ke atap gedung SMAN 6 Mahakam, atap Pos Satpam. seorang wartawan memanjat gedung sekolah saya, mengotorinya dengan sepatunya. ia menginjak sekolah saya, tempat saya meraih pendidikan selama 2 tahun terakhir. "Woi, ngapain lo di sana!" teriak saya kepada wartawan itu. "Turun! Apa-apaan kamu!", "Tunjukkan etikamu!" teriak warga kantin dan guru-guru. tapi semua teriakkan itu hanya dibalas dengan ancaman oleh wartawan itu, "Jangan bicara soal etika kepada saya!", "Awas kamu, saya bisa menuntut!" sambil menunjuk-nunjuk ke arah saya dan orang-orang yang berada di bawah.

"Kerja wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers". Bagaimana dengan hak kami? hak ketenangan kami, hak kami mengenyam pendidikan. kami membela sekolah kami. kenyamanan dan keamanan kami dinganggu oleh seonggok wartawan yang menjaga "harga diri". tidakkah kamu akan melakukan hal yang sama terhadap sekolahmu? dimana kamu mendapatkan kenangan dan dasar pendidikan yang kamu raih. tempat dimana kamu belajar untuk menggapai cita-citamu. tempat dimana kamu belajar untuk menjadi wartawan.

Manusia merasa hebat akan keperkasaannya, namun enggan hilang dalam rasa malu.

     Beberapa saat setelah peristiwa naiknya wartawan tersebut, orang-orang yang ingin keluar/masuk gerbang SMAN 6 dikepung oleh wartawan. beberapa teman seangkatan saya berjalan menuju sekolah dari arah Taman untuk mengambil motor dan pergi dari tempat kejadian. namun, pada saat ia baru saja keluar dari gerbang bersama motornya, wartawan mulai mengepungnya (mungkin ingin mengambil gambar), namun dari kepungan itu muncul satu pukulan, dua pukulan. ricuh. "Itu teman saya!", teriak teman-teman saya dari dalam gerbang, "Bu! tolonginin dia, Bu!". "Anakku! Anakku!" teriak Ibu Husni, guru Fisika saya ketika saya kelas X. Ibu Husni merupakan guru yang sangat peduli dengan anak didiknya. walaupun terkadang ia berbeda pendapat dengan kami semua, namun ia tetap guru yang melindungi kami. lalu, teman saya menjatuhkan motornya, melindungi dirinya dan masuk kembali ke dalam Mahakam.

     setelah itu muncul beberapa kericuhan kecil lagi. kamera tertuju pada gerbang kami dan meliput kami semua. banyak dari para wartawan yang memprovokasi para guru. caranya dengan bertanya  dengan nada menjengkelkan dan terus menerus tentang "anak didik". "Bagaimana ini pak anak didiknya?", "Tolong itu anak didiknya diajarkan sopan santun!". bahkan kabarnya seorang guru BK dilemparkan mangkuk soto ayam oleh wartawan ketika ia berusaha melerai. (belakangan diketahui bahwa yang terkena lemparan merupakan guru Geografi).

tidak lama dari itu saya pulang ke rumah. memantau kejadian melalui internet.

     kejadian terbaru yang saya dapatkan merupakan : polisi melepaskan tembakan peringatan. Namun, tembakan peringatan tersebut tak digubris kedua pihak. Kericuhan pun semakin menjadi saat ada seorang anak SMA yang ditemukan bersimbah darah di depan SMA 6 (sumber : detiknews).


     melihat semua ini membuat saya sadar, betapa jauhnya Indonesia dari persatuan. betapa jauhnya dunia dari perdamaian. betapa sulitnya menjalankan diplomasi ketika emosi mengambil alih segalanya. betapa kurang dewasanya masyarakat dalam mengambil tindakan. dan betapa naifnya manusia akan kemenangan semata.

     dengan mudahnya penghormatan saya terhadap wartawan hilang. saya kuburkan dalam-dalam fakta bahwa saya pernah ingin menjadi seorang wartawan. bagai noda mereka terbuang. (namun belakangan ini saya juga menyadari bahwa tidak semua wartawan melupakan kode etik jurnalistik mereka, saya masih mempunyai respek tinggi terhadap wartawan yang patuh terhadap kode etik tersebut).

     mungkin dalam hal ini, kedua pihak memang melakukan kesalahan. namun tidak seharusnya kesalahan tersebut ditindak lanjuti seperti ini.
kedua pihak adalah salah. selesai.

Monday, 18 July 2011

Arti Sebuah Gambar


     terkadang, kecantikan yang terdapat pada sebuah gambar tidaklah dilihat dari warna, cahaya, maupun objek yang ada pada gambar tersebut. betapa kaya akan warna yang menghipnotis. betapa gelapnya salah satu sisi. betapa indahnya matahari yang perkasa itu.

     namun, bagaimana cara kamu mengartikan gambar tersebut terhadap kehidupanmu sebagai sesuatu yang berharga. cerita yang terdapat dibalik gambar yang penuh warna itu. cerita akan sisi gelap dan terang suatu kehidupan. cerita yang kamu dapat bersama orang-orang yang berada dalam kehidupanmu.


Sunday, 3 July 2011

Musikal : Laskar Pelangi


kemarin (Sabtu, 2 Juli 2011) saya pergi ke Taman Ismail Marzuki yang berada di daerah Cikini, Jakarta. tempat itu bisa dibilang sebagai tempat yang paling berseni di Jakarta. seperti yang anda semua ketahui, pameran dan pementasan seni sering digelar di sana.

hari itu, saya berjalan menuju Teater Besar Jakarta untuk menonton sebuah drama musikal yang sudah dikenal banyak orang, Laskar Pelangi. diambil dari sebuah novel karya Andrea Hirata dan disutradarai oleh Riri Riza. ini adalah kali pertama saya menonton sebuah drama musikal. dahulu saya sudah pernah menonton suatu drama, Parodi Romeo & Juliet, namun tidak musikal.

sejak tahun lalu, drama musikal yang satu ini telah menarik perhatian orang-orang. tahun ini pun jumlah peminatnya tidak berkurang.

Dira Sugandi (sebagai Bu Muslimah) dan Patton Idola Cilik (sebagai Mahar) merupakan dua di antara sekian banyak pemain yang patut diacungi jempol. suara para pemain benar benar berkualitas tinggi. tingkat musikalitas seorang Erwin Gutawa tidak dapat diperdebatkan. koreografi rumit dari Hartati merupakan salah satu yang membuat saya tidak dapat berkata-kata. setiap elemen tersebut dapat menggambarkan suasana dengan tepat. baru saja drama sampai pada adegan ke-2, saya sudah ingin meneteskan air mata karena hebatnya aksi panggung para anggota.

Babak 1 :
  • Inilah Kampong Gantong : "Nasib Tak Kan Berubah 1"
  • Menanti 10 Murid : "Sepuluh, Sepuluh"
  • 5 Tahun Kemudian : "Anak Pelangi"
  • Pemilihan Ketua Kelas : "Ketua Kelas"
  • Lintang : "Anak Pesisir"
  • Kelas Pak Harfan : "Jangan Menyerah"
  • Toko Sinar Harapan : "Jari Jari Cantik"
  • Pak Bakri : "Sekolah Miring"
  • Belajar Di Luar Kelas : "Sahabat Alam"
  • Karnaval : "Mahar & Alam"
Babak 2
  • Kuli Kuli : "Nasib Tak Kan Berubah 2"
  • Kapur Lagi, Kapur Lagi!
  • Semua Berduka Di Timur Belitong : "Blues Nasib Tak Kan Berubah"
  • Muslimah : "Hilangnya Harapan"
  • Cerdas Cermat : "Lintang"
  • Perginya Si Cemara Angin : "Menanti Ayah, Menanti Lintang"
  • Berita Dari Lintang : "Salam Perpisahan"
  • Kembali Ke Kampong Gantong : "Nasib Telah Berubah"

seorang yang patut saya beri ratusan jempol adalah seorang Kucai (diperankan oleh Bastian Bintang Simbolon). aktingnya pada adegan "Pemilihan Ketua Kelas" sukses membuat semua orang menyukainya. sangat tidak dapat dilupakan. "Jari Jari Cantik" Toko Sinar Harapan juga merupakan adegan yang sangat menarik, dimana A Ling (diperankan oleh Namira Raisha) menarikan tarian ballet di samping Ikal (diperankan oleh Kelvin Sugiharto). Karnaval "Mahar & Alam" juga suatu adegan yang sangat diingat orang.

tiba di penghujung acara, cerita berada pada klimaks, Semua Berduka Di Timur Gantong menyanyikan sebuah Blues yang tidak dapat saya lupakan. suara Dira Sugandi menggelegar menyanyikan sebuah Ballad "Hilangnya Harapan". "Perginya Si Cemara Angin" dan "Berita Dari Lintang" juga merupakan adegan di mana para penonton meneteskan air mata.


drama musikal ini adalah drama musikal yang sangat saya rekomendasikan. membuatmu dapat bertanya-tanya "seperti ini kah rasanya menonton Broadway?", "seperti ini kah rasanya berkarya tanpa halangan?".

keluarga saya memang penyuka seni, walaupun berbeda-beda kategorinya. kalau saya cenderung menyukai semua, walau tidak mendalami detail demi detail dari "semua" itu. menonton drama musikal seperti ini adalah suatu kebanggaan bagi saya. mereka dapat mengetuk hati saya untuk terus berkarya. suatu pengalaman yang tidak dapat saya lupakan. sebuah drama musikal Laskar Pelangi.

Monday, 27 June 2011

Journal #16

     setelah saya sangat lama tidak mengepost. akhirnya saya mengepost juga. walaupun hal yang akan saya post ini tidak begitu penting, namun saya cukup senang untuk berbagi tentang hal ini :) walaupun jatuhnya seperti curhat, tapi biarlah :p

1. Suck It And See


     hari Jumat kemarin (24 Juni 2011) setelah selesai ambil rapot, saya memesan CD Arctic Monkeys lewat Musik-plus Blok M. band ini adalah band yang sangat saya kagumi, dan saya merasa tidak rela kalau sama sekali tidak mempunyai discography-nya :p sepele memang, tapi bagi saya, membeli satu CD Arctic Monkeys adalah hal yang sangat berharga. jadi, saya memberanikan diri untuk impor lewat perantara sebuah toko CD/DVD yang saya sebutkan di atas. biasanya butuh waktu berbulan-bulan untuk mengimpor, namun saya tidak terlalu peduli akan berapa lama CD itu akan tiba.

     lalu, hari Sabtu malam (25 Juni 2011) saya dikabari bahwa CD tersebut sudah sampai di Musik-plus Blok M. saya senang sekali, waktu yang diperlukan untuk menunggu tidak begitu lama. jadi setelah tadi saya daftar ulang di sekolah, saya langsung mengambil CD tersebut di Musik-plus :)

2. Merchandise


     setelah tadi saya daftar ulang dan mengambil CD Arctic Monkeys, saya langsung pulang ke rumah (tapi mampir Gandaria City dulu, nonton Insidious #penting #ea #berarti-ga-langsung-pulang-dong). dan yang menanti saya di rumah adalah sebuah paket yang sudah saya tunggu tunggu. sebuah T-Shirt Arctic Monkeys dan Live DVD Compilation 2006-2011 : Arctic Monkeys.

     paket ini adalah sebuah hadiah dari sebuah perlombaan desain cover lagu Suck It And See yang diselenggarakan thread Cornerstone Arctic Monkeys Indonesia di Kaskus. terima kasih untuk kak hari23 yang telah mengirimkan saya paket yang indah ini :D

Thursday, 18 November 2010

Journal #11

hari sabtu kemarin saya sepedaan bareng keluarga saya di ancol. its quiet fun, udah lama ga menghirup udara segar, apalagi bermain sepeda. seru banget kita semua nyobain naik sepeda (kecuali eyang gue, iyalah!) bahkan nyokap gue ikut nyobain wkwkwk, sebenernya dia bisa, cuman karena bajunya ga siap buat olah raga jadi baru 3 kali goes-an udah nyerah hahaha. yah lagian sepedanya dua-duanya punya pakde gue (2 nya lagi nyewa di ancol, gratis untuk satu jam pertama), terus kita makenya gantian deh haha. sebenernya sabtu ini pengen sepedaan lagi, cuman gue ada shooting cinem jadinya gabisa -..- cih a bit annoying, mungkin minggu depannya lagi baru bisa, tapi kayaknya yg berikutnya mo nyoba di TMII sih hehehe.

Sunday, 7 November 2010

Journal #10

kemaren Rock Paper Scissor manggung loh, manggungnya di Madfest 2010 : Tribute To Legends yang diselenggarakan Madania. jadi tema acaranya tuh legenda dalam dunia musik, jadi kita bawain dua lagu Queen sama satu lagu almarhum Chrisye. sedangkan band kakak kelas gue bawain dua lagu Earth Wind And Fire dan satu lagu Jason Mraz. tapi di sana kita ga cuman manggung, kita lomba juga hehehe, jadi pertamanya 2 minggu sebelumnya tuh kita di audisi, dari 25 band disaring jadi 5 band yang masuk babak final. Alhamdulillah kedua band dari 6 bisa masuk hehehe.

terus, paginya kita ada rehearsal dulu di sekolah, baru habis itu berangkat. parah banget kita hampir telat wakakakak, tapi untungnya nyampe pas banget hahah. langsung deh RPS dipanggil buat manggung, kita langsung check sound. habis itu kita bawain lagu nya Queen dengan judul Don't Stop Me Now. gue kira pada gatau lagunya kan, secara anak anak jaman sekarang suka nya dugem dan tai tai nya, Queen mana kenal, apa lagi lagunya yg jarang dilantunkan gitu, eeeeeh, taunya anak anak Madania pada hafal, two thumbs up buat anak Madania yg udah ikutan nyanyi Dont Stop Me Now.

lalu kita bawain lagu dari almarhum Chrisye yang judul Serasa. tadinya kita mo bawain Cintaku atau Semusim, cuman Cintaku udah terlalu sering dibawain, dan Semusim ga terlalu seru HAHAH! jadi lagu Serasa ini kita aransemen, jadi keren hahahah. udah, abis itu kita bawain Queen lagi yang Somebody To Love (bukan Justin Bieber! awas aja kalo ada yg nyebut Somebody To Love lagunya Justin) nah, lagu ini lah yang bikin kita sangat berjaya kemaren, berterima kasihlah karena suara Putri yg menggelegar bisa membuat penonton berdiri dan salut kepada kita. lo tau lagu Somebody To Love yang dinyanyiin Glee ga? tau pas partnya Mercedes yg bagian akhirnya ga? NAH! ITU LAH! DIA SUARANYA NYAMPE SEGITU! gile gaaaa?

selesai manggung kita kan turun istirahat ya. terus ada seseorang pake topi dateng nyamperin gue. lalu terjadi lah conversation seperti ini :

bapak bapak topi : dek dek, tadi main Queen ya?
gue : iya pak hehe
bapak bapak topi : mantep lho dek
gue : haha iya makasih pak
bapak bapak topi : saya ada tempat juga eahghjaskfgawek (ga kedengeran karena berisik banget)
gue : hahaha~ apa pak?
bapak bapak topi : saya da tempat, kalian mau ga main askfgaksdcbar (ga kedengeran lagi)
gue : hahaha ehm.......... bapak ngomong aja sama pembina band saya yaa

sebenernya gue rada panik karena dia udah ngulang dua kali tapi gue ga denger HAHA lalu mengobrol lah mereka berdua, setelah mengobrol barulah pembina gue ngasih tau bahwa Rock Paper Scissor ditawarin untuk rekaman sebuah lagu Queen untuk projek album kompilasi yang sedang dia bikin. gila loh, RPS ditawarin tapi band kakak kelas 3 udah merupakan honour yg sangat besar buat kita. gue seneng banget ternyata band gue mampu ngebawain lagu legend kayak gitu.

photos courtesy : Madfest 2010 comittee

Tuesday, 31 August 2010

Journal #2

yak, gue bukan mo bicarain vektor fisika yang rumusnya r = xi + yj
tapi gue mo ngomongin vektor tentang desain huehehehe

karena saya baru belajar bikin autograph vector nih teman teman
diajarin sama Bina caranya huehehehe



tapi ga ada mirip miripnya deh sama foto aslinya
udah gitu penuh rekayasa pula
kenyataan yang menyakitkan :
  1. rambut gue ga gitu
  2. harusnya gue nyengir yang selebar lebarnya
  3. gue ga seputih itu
yaaaaah namanya juga baru belajar kan? *ngeles*
too pale banget ya kulitnya? harusnya ga gitu gitu amat

mana gue bikin bibirnya jontor melulu pula, apa bibir gue emang jontor ya?
pokoknya jadinya gue bikin bibirnya ga sesuai dengan yang asli wakakak

Tuesday, 10 August 2010

Journal #1



Sabtu, 9 Agustus 2010. Bandung

Saung Angklung Mang Udjo
very very recommended
Rp 50.000 / ticket
ga akan rugi beli tiket mahal mahal, sumpeh! berani gue jamin!
lo bakal makin jatuh cinta sama Indonesia!
tapi harus bisa denger conversation in english ya
karena yang nonton ga dari Indonesia aja



Minggu, 8 Agustus 2010. Senayan

band sekolah manggung di Senayan